Awesome Music Video, I Need U by Bangtan boys (Review)

bts-i-need-u-620x500

Mungkin sangat terlambat buat gue untuk memposting review MV “I need U” ini karena sudah 5 bulan berlalu sejak comeback mereka dengan album The Most Beautiful Moment in Life pt.1. Jujur, sampai sekarang gue belum mendengarkan semua lagu dari album tersebut, tapi ada beberapa yang udah berhasil merebut hati ini. Dua lagu ini bener-bener bikin gue addict. I need U dan Fun Boyz. Sebenarnya, gue selalu mengikuti perkembangan mereka tapi gue sempat rada males membahas  BTS ketika MV I need U ini keluar. Gue merasa style Bangtan Boys yang dulu hilang seketika, mereka yang selalu menampilkan lagu dan dance yang powerful, tiba-tiba mengeluarkan lagu galau anak-anak muda zaman sekarang.  Bahkan MV-nya pun tidak menunjukkan dance sedikitpun. Gue benar-benar merasa kehilangan mereka, sampai akhirnya gue tidak meng-update perkembangan mereka lagi. Padahal gue berharap BTS itu menjadi grup yang teguh pada pendirian mereka, stay pada style yang sudah melekat pada mereka sejak awal debut.

Setelah gue tidak ingin mengetahui tentang BTS untuk sementara waktu, beberapa waktu kemudian muncul foto teaser mereka yang baru. Rapmon muncul pertama kali dengan seragam pelayan hotelnya, kemudian di susul oleh Suga yang menggunakan seragam pilot. Gue belum  teryakinkan oleh foto teaser mereka, karena masih kecewa (maklumlah, karena gue terlalu suka dengan style BTS yang hiphop dan strong). Setelah itu, datang Jungkook dengan seragam SWAT (gue ga tau itu seragam apa, yang jelas mirip polisi) dan gue langsung tersentak. Tunggu, kenapa mereka menggunakan seragam yang berbeda? Besoknya datang lagi member-member lain seperti Jin yang menggunakan pakaian ala dokter, J-hope mengenakan jas sambil membawa helm, V dengan baju Detective Conan-nya, serta Jimin si rambut merah yang memakai kemeja seperti orang kantoran. Disini gue mulai berpikir, apakah konsep mereka kali ini? Jelas, mereka mengenakan pakaian dari berbagai macam profesi. Disitu menariknya. Disitu pula gue mulai penasaran lagi dengan perkembangan mereka.

Ketika MV Dope keluar, gue benar-benar luluh. Gue engga bisa lagi menahan rasa senang karena konsep strong itu datang lagi kepada anak-anak nakal BTS. Bahkan dance-nya membuat gue terpukau. Strong, karismatik, sulit, dan lucu. Musiknya mirip musik India plus dangdut koplo tapi dengan level yang jauh lebih tinggi, sehingga musiknya terasa sangat berkualitas. Sejak melihat MV Dope ini lah kekecewaan gue yang dahulu lenyap seketika. Gue mulai kepo lagi perkembangan mereka yang sempat gue abaikan beberapa waktu karena lagu I Need U.

Gue benar-benar telat waktu gue tau kalau album mereka ini jadi nomor satu di TV Fuse Amerika, padahal jarang grup atau penyanyi Korea yang bisa masuk di chart itu. Gue lanjutkan mengorek informasi tentang mereka. Akhirnya gue sampai pada kenyataan yang sangat mengejutkan, BTS langsung melejit di berbagai Chart lagu di Korea karena lagu I need U ini. What the h*ll? Gue yang sangat tidak menyukai konsep galau seperti itu langsung kaku, bagaimana mungkin lagu I Need U “itu” yang justru mengantarkan BTS pada kemenangan mereka untuk yang pertama kali sejak mereka debut 2 tahun yang lalu.  Oh My God, there’s something wrong here. Kalau bukan lagunya yang salah, berarti para fans Korea mereka. Atau justru gue yang salah sangka selama ini? Gue balik lagi, flashback lagi ke masa lalu mereka yang tidak terjamah sedikitpun oleh otak gue selama ini.

Gue udah liat MV I need U waktu rilis di youtube pertama kalinya, gue ga ngerti dengan ceritanya dan gue sama sekali engga tertarik dengan lagunya. Waktu itu gue langsung mengabaikan mereka. Sekarang gue mau mulai lagi dari awal, buka youtube dan secara tidak sengaja  menemukan video terbaru mereka yang judulnya “BTS on stage, prologue”. Video itu berdurasi sekitar 12 menit, karena penasaran gue putar videonya. Guess what?! Gue ga bisa berkata-kata, BTS mengeluarkan jurus tersembunyi mereka selama ini guysss! Walaupun mereka dorky, idiot, imbisil, konyol, dan kadang tidak tau malu walaupun di depan kamera, tapi mereka jelas punya bakat lain yang patut diperhitungkan! Acting, yeah. ACTING.

Prologue ini jelas-jelas berhubungan dengan MV I Need U, jadi lo semua ga bakal ngerti video prologue mereka kalau lo belum nonton MV-nya. Adegan yang benar-benar bikin gue terkejut adalah ketika Jin melihat foto yang diambil oleh Rapmon. Disitu Jin berpose bersama dengan Suga, dan dipotret oleh Rapmon. Foto itu disimpan di dalam kotak yang ada di mobil. Waktu Jin ngambil foto itu lagi, Suga menghilang. Kenyataannya, Jin hanya berfoto sendirian. Astaghfirullah! Pikiran pertama yang muncul dalam otak gue adalah, mereka semua itu hantu?

Dari sini gue tidak bisa menghindar lagi, dengan bergegas gue memutar video I Need U lagi. Berulang-ulang gue memperhatikan setiap frame yang ada di video serta menghubungkannya dengan prologue. Ohhh, sedikit banyak gue bisa mengerti dengan maksud dari cerita mereka di sini. Tetapi yang gue heran adalah, lagu yang sama sekali tidak nyambung dengan MV-nya. Lo semua ngerasa ga sih, lirik lagunya itu tentang seorang laki-laki yang kecewa dengan perempuan tapi terlalu cinta sampai laki-laki itu tidak bisa lagi menggunakan akal sehatnya. Laki-laki itu tetap mengharapkan sang gadis, merasakan sakit sendirian, tapi tetap bertahan (bodoh sekali lelaki ini).

Tapi MV-nya tidak memperlihatkan interaksi mereka dengan perempuan sedikitpun. Kalau lo hubungkan dengan prologue, disini justru adegannya lebih ditekankan pada persahabatan dan rasa depresi yang dirasakan oleh masing-masing member ketika mereka sendiri.

Beberapa adegannya yang menurut gue harus di review :

  1. Pembukaan oleh tangan Jin yang sedang mengenggam beberapa kelopak bunga yang entah jenis apa.

vlcsnap-2015-10-06-21h20m37s237

Bisa dilihat di pojok kanan atas, rating MV-nya mencapai 19. Hanya orang yang sudah dewasa yang boleh menontonnya. Orang yang baru pertama kali menonton pasti berpikir kalau MV ini nantinya akan memperlihatkan adegan yang sangat erotis, vulgar, dan banyak perempuan pamer paha dan dada. Tapi sebaiknya pikiran itu dibuang jauh-jauh, karena member BTS yang kelakuannya seperti anak-anak TK kehilangan akal itu masih belum paham dengan dada dan paha perempuan. Yang ada di otak idiot mereka hanya bermain dan bertindak sesuka hati tanpa harus memikirkan image mereka sebagai seorang idol. Jadi, ya hilangkan pikiran itu dari otak kalian semua yaaa.

  1. Suga sedang tiduran sambil menyeka ilernya dibantal. Mungkin dia tidur terlalu nyenyak, sehingga bantal putih yang murni dan suci itu ternodai oleh iler Min Yoongi. Gue ikut berduka cita ya bantal T_T

vlcsnap-2015-10-06-21h22m46s0

Pernyataan di atas adalah versi sebenarnya. Sedangkan versi menurut sebagian orang yang sudah menonton adalah Suga merasa galau karena tidak ada lagi yang tidur disampingnya saat ini. Dia mengusap bantal itu karena mungkin beberapa waktu yang lalu pernah ada seseorang yang tidur bersama dengannya (cieee, tidur berdua, cieee tidur sama Jin). Gue hanya menyebarkan fakta yang sebenarnya, karena Suga saat ini sekamar dengan Jin. Berarti orang yang hilang dari bantal busuk bau iler-nya Suga itu adalah Jin. Atau jangan-jangan Suga sengaja mengusir Jin dari tempat peristirahatan mereka yang terakhir karena sang pemuda berbahu lebar sudah menodai bantal berbalut sarung putih itu dengan ilernya? Haduuh, ini teori baru pemirsa. Berarti cerita aslinya seperti itu. Ya pasti seperti itu!!

  1. Setelah Suga yang galau karena bantalnya yang bau iler, sekarang muncul J-horse yang galau karena jerawatnya.

vlcsnap-2015-10-06-21h22m01s58

J-horse kita yang biasanya bright dan ceria ini tiba-tiba melihat dengan judes ke arah cermin. Dia berpikir : “Kenapa jerawat gue bisa muncul di saat yang tidak tepat? Apa dia tidak berpikir kalau gue ini idol yang tidak boleh berjerawat sedikitpun? Aiiishh, kenapa jerawat ini tidak pengertian dengan hidup gue yang udah kelewat berat karena utang? Utang nari, utang nyanyi, utang gigi, utang pipi, utang kaki, dan utang mati (loh, ini kok ngawur..). Sang kuda perkasa kita benar-benar depresi dengan jerawat tidak tau diuntung itu. Datang tidak diundang, pergi pun meninggalkan bekas. Benar-benar parasit pengganggu.

  1. Selanjutnya ada Jimin yang galau karena menerima surat tagihan listrik.

vlcsnap-2015-10-06-21h23m15s34

Jimin tidak mengerti dengan kehidupannya yang selama ini sangat bahagia dengan para member BTS, tiba-tiba harus hancur karena tagihan listrik yang membuat kantongnya bocor seketika. Dia sadar, sangat sadar dengan kesalahannya yang menggunakan air terlalu banyak saat mandi. Dia pun tidak memungkiri bahwa dia sengaja melakukan hal itu atas dasar kemauan sendiri. Tapi menghabiskan air berliter-liter untuk maksud yang baik tentu tidak menjadi masalah bukan? Jimin hanya ingin belajar berenang di dalam bathup, pemirsa. Berenang di kolam renang, danau, sungai, pantai, sawah, ataupun kolam ikan sudah terlalu lumrah di dunia ini. Karena alasan itulah Jimin berusaha menjadi orang yang tidak biasa, ia ingin berenang di dalam bathup, dia hanya ingin menjadi anti-mainstream. Apalah daya Jimin saat ini, sudah terlalu banyak air yang dibuang untuk maksud mulia tersebut tapi sama sekali tidak membuahkan hasil. Ada sih hasilnya, yaitu surat tagihan listrik. Jimin tidak bisa menerima hal ini, dia benar-benar galau.

  1. Rapmon sedang galau karena bensin oplosan yang dijualnya tidak laku di pasaran.

vlcsnap-2015-10-06-21h22m58s107

Sebenarnya Rapmon sudah memikirkan hal ini matang-matang. Demi membeli sekarung permen lolipop yang menjadi kesukaannya, sang leader bersedia membaca buku-buku tentang Kimia untuk membuat bensin oplosan dengan cara yang sederhana, murah, tapi bermutu. Leader yang memang terkenal akan kecerdasannya ini sudah berpikir dengan sangat dalam, bahwa satu-satunya cara menaikkan untung dari usaha bensinnya itu adalah membuat bensin oplosan. Hukum ekonomi harus bertindak disini, dengan modal yang sedikit harus mendapatkan untung yang sebanyak-banyaknya.

Rapmon memasukkan berbagai macam zat kimia ke dalam bensin itu, berharap rencananya untuk menjadi ‘kaya mendadak’ tercapai. Tapi nasib buruk sepertinya tidak mau pergi juga dari member BTS yang satu ini. Bensin oplosan yang diraciknya itu malah menyebabkan banyak korban berjatuhan. Suara knalpot kendaraan mendadak menjadi aneh, suaranya sangat berisik, persis seperti suara DENGKURAN MAUT RAPMON ketika dia sedang tidur. PERSIS sekali pemirsa.  Sejak saat itu, tidak ada lagi yang mau mengisi bensin ke tempat Rapmon. Mimpinya untuk jadi kaya mendadak pun sirna ditelan bensin oplosan.

  1. V galau karena rambutnya yang sudah menutupi mata (hati).

vlcsnap-2015-10-06-21h22m36s144

Kita tidak akan menyangka kalau alien imbisil yang satu ini akan jadi bintang di Prologue dan punya adegan paling berbahaya di MV I Need U. Dari lama sih kita sudah tau kalau Taehyung memang punya keahlian sebagai aktor, selain Jin yang memang kuliah di bidang Acting. Tapi gue tidak menyangka kalau akting V akan sebagus ini. Ekspresi muka galau dan depresinya itu dapet banget. Lo ga akan menyangka dan mengira kalau kelakuan V di balik layar yang kadang tidak tau malu itu akan sangat berbeda ketika dia berada di dalam dunia MV I need U. Gue pengen ngebully anak ini seperti member-member di atas, tapi gue bingung harus mengatakan apa, karena actingnya sangat bagus.

Bagaimana kalau gue bilang, V ini galau karena rambutnya yang sudah terlalu panjang seperti yang gue bilang di awal. Lo bisa liat, matanya tertutup rambut sehingga dia harus melihat dengan susah payah. Apa boleh buat, dia tidak bisa ke tukang cukur karena dia tidak punya cukup uang. Ayah dan ibunya selalu bertengkar karena ekonomi keluarga yang tidak stabil. Sang ayah bahkan suka mabuk-mabukan dengan alkohol oplosan yang dibuatnya sendiri. Dia diam-diam mencuri resep bensin oplosan Rapmon, kemudian berpikir kalau alkohol juga bisa dibuat oplosan. Akhirnya sang ayah meminum alkohol oplosan itu sampai dia mabuk dan kehilangan akal. Sejak saat itu, ayahnya tidak pernah membiayai hidup V dan ibunya lagi. V ingin memotong rambutnya lagi seperti di adegan MV Danger, tapi dia tidak berani karena waktu itu rambutnya jadi tidak karuan hingga akhirnya dia harus rela menjadi botak kinclong. Hal ini dilakukan karena member BTS juga tidak bisa berbuat apa-apa terhadap kebobrokan rambut V. Lebih baik botak daripada tidak rapi, begitu pikir mereka.

  1. Jungkook galau karena bahunya tidak bisa melebihi kelebaran bahu Jin serta pengetahuannya yang tidak seluas Rapmon.

vlcsnap-2015-10-06-21h22m22s6

Inilah member yang paling susah gue cari kelemahannya dan paling sulit untuk dibully. Kesempurnaannya membuat gue bingung bagaimana menemukan celah untuk menghina Golden Maknae yang satu ini. Tidak heran orang-orang memberinya gelar “Golden”, karena dia adalah anak emas yang bisa segala hal. Menyanyi, menari, rapping, olahraga, menggambar, memiliki wajah rupawan, apalagi yang kurang dari anak ini? Setidaknya harus ada satu hal yang mungkin kurang dari Jungkook. Ayo tebak? Iya, betul sekali. Dia sangat tidak suka pelajaran di sekolah. Dia hanya suka bermain game di depan komputernya. Kalau bisa, pelajaran di sekolah diganti saja dengan bermain game 24 jam. Hidupnya akan sangat bahagia bila hal seperti itu terjadi.

Tapi ketika dia mulai mengenal dunia luar, ternyata hidup tidak sesimple yang dibayangkan. Kelebihan dari Hyung-hyungnya di BTS sangat berguna ketika harus berhadapan dengan dunia luar. Ia mulai merasa iri dengan lebarnya bahu Jin, karena bahu itu bisa menghalangi orang-orang di bus untuk tidak mengambil banyak ruang di tempat duduk. Jika bus itu terdiri dari dua kursi, maka yang berbahu lebar akan sangat tertolong karena ia akan mendapatkan ruang duduk yang lebih besar. Apalagi untuk seorang Jungkook yang suka tidur dimanapun, mempunyai space duduk yang besar sangat membantunya untuk tidur nyenyak.

Kemudian, keiriannya itu mulai merambat kepada Rapmon yang berhasil membuat bensin oplosan karena kejeniusannya. Mungkin menurut orang lain, bensin itu adalah suatu kegagalan, tapi tidak untuk Jungkook. Bensin oplosan yang menghasilkan suara persis seperti dengkuran maut Rapmon itu adalah penemuan yang fantastic. Bensin itu bisa digunakan untuk membangunkan orang-orang ketika pagi hari mulai datang. Penduduk tidak perlu lagi menggunakan alarm, cukup menyuruh petugas patroli menggunakan mobil berisi bensin oplosan rapmon dan berkeliling, maka orang sekampung akan bangun dengan sendirinya. Tidak ada lagi yang terlambat, semua orang akan disiplin akan waktu.

Dua kelebihan dari hyungnya itu membuat Jungkook menderita dalam rasa iri. Dia ingin punya bahu lebar, dia ingin punya otak jenius. Tapi Tuhan memang selalu adil, tidak akan ada orang yang sempurna. Hal itulah yang membuat Jungkook makin frustasi.

Setelah alasan galau dari masing-masing member BTS diketahui, maka alangkah baiknya gue menceritakan bagaimana kisah mereka selanjutnya sampai mereka semua mati bunuh diri ataupun terbunuh (asumsi gue sih mereka semua mati, kecuali Jin).

Mungkin gue mulai lagi dari Suga, karena gue ga tau siapa yang masuk neraka duluan di antara mereka maka gue akan bahas secara random aja.

vlcsnap-2015-10-14-20h37m37s68

Seperti yang sudah gue katakan sebelumnya, Suga depresi karena ilernya Jin yang meninggalkan bau busuk di bantalnya yang bersih. Dia ingin sekali mencucinya, tapi dia tidak sanggup karena tangannya alergi terhadap deterjen, apalagi deterjen colek. Maklumlah, mereka hidup pas-pasan, deterjen pun harus yang paling murah, harga seribuan untuk menghemat pengeluaran. Ia berpikir dengan keras, duduk sambil mematik korek api Jin yang ketinggalan. Jin memang selalu membawa korek api itu kemana-mana, karena korek api sangat berguna untuk menyalakan kompor, berhubung di kamar mereka hanya ada kompor minyak. Apalagi dengan hobi Jin yang senang memasak, maka korek api adalah hal terpenting bagi Jin setelah bernafas.

vlcsnap-2015-10-14-20h47m45s22vlcsnap-2015-10-14-20h47m59s160

Suga tidak bisa berpikir dengan jernih karena bau yang selalu menganggunya dari tadi. Semua pikirannya buyar setiap kali angin menghembuskan bau tidak enak itu ke hidungnya. Suga menahan penderitaannya sambil terus berpikir keras. Apakah tindakan cepat, tepat, dan efisien untuk menghilangkan bau itu dari kamarnya? Ia memang menyesal sudah mengusir Jin dari kamar itu, tapi dia pasti akan lebih menyesal lagi kalau membiarkan Jin mengeluarkan iler busuk itu terus menerus di bantal berharganya. Ia bisa mati muda jika terus-terusan menghisap racun itu. Suga berpikir dan berpikir, sampai akhirnya dia menyadari sesuatu ketika dia melihat pada korek api di tangannya. Mengapa tidak dari tadi terpikirkan olehnya ya? Bakar saja bantal itu dengan korek api. Dia tidak perlu bersusah payah mencuci, bau busuk hilang dari kamarnya. Ia teringat lagi pada minyak tanah yang biasa digunakan untuk bahan bakar kompor minyak milik Jin. Ah ya, tentu saja! Suga akan menggunakan minyak itu untuk membakar bantal itu, biar lebih cepat.

Tanpa berpikir panjang lagi, Suga menuangkan minyak sebanyak 5 liter di sekeliling kamarnya itu. Dia berpikir, menggunakan minyak sebanyak itu akan lebih efisien membakar bantal busuk peninggalan Jin. Setelah bersusah payah, akhirnya Suga sampai pada tahap selanjutnya yaitu menyalakan korek api dan membakar bantal terkutuk itu. Bisa dilihat gambar di atas, api menyala dengan cepat. Membakar semua benda yang ada di dalam kamar. Suga berpikir lagi, apa tidak sebaiknya dia juga membakar dirinya bersama bantal busuk itu? Hidupnya sudah hampa karena kepergian Jin. Tidak ada lagi yang bisa memasakkan makanan untuknya, tidak ada lagi yang menemaninya tidur seperti biasanya. Suga memang punya member BTS yang lain, tapi mereka tidak pernah mau tidur bersama Suga karena pemuda ini terlalu lasak ketika dia tidur. Saat tidur, kakinya bisa berada di kepala, dan kepalanya bisa berada di dengkul. Hanya Jin yang menerima kekurangannya itu. Tapi apalah gunanya hidup Suga sekarang, dia sebatang kara. Dia memutuskan,

“Pada akhirnya, aku harus menghilang dari dunia ini seperti bantal terkutuk itu..”

Besokannya, ditemukan mayat yang hangus terbakar sedang duduk bersimpuh seperti malin kundang.

.

.

Cerita selanjutnya, lanjut ke J-hope yang depresi karena jerawat yang tumbuh di pipinya.

vlcsnap-2015-10-14-20h37m59s29 vlcsnap-2015-10-14-20h44m46s23

J-hope tidak sanggup menerima cercaan dari orang-orang diluar sana tentang jerawatnya yang datang tanpa ampun. Dia sudah mencoba berbagai macam cara untuk menghilangkan tonjolan merah yang tidak tau diri itu, bahkan sudah menuruti saran Jungkook untuk selalu membersihkan mukanya menggunakan asam cuka. Jika Jungkook menggunakannya dengan dosis yang sangat rendah, maka J-hope yang terlalu frustasi tidak segan-segan membasuh mukanya dengan cuka konsentrasi 100%. Bau busuk dari cuka tidak diindahkannya, yang paling penting sekarang adalah membuat wajahnya mulus lagi seperti semula. Dia tidak peduli apapun yang harus dilakukan, yang penting tamu tidak diundang itu pergi dari wajah panjangnya. Namun keberuntungan berpihak pada sang jerawat, dia tetap berdiri cantik dan megah di pipi J-hope. Seakan sudah mencintai J-hope sepenuh hati, jerawat itu tetap bertahan walaupun sudah disiram dengan cuka.

J-hope tidak kuasa lagi menerima cobaan ini, dia tidak mencintai sang jerawat, tapi jerawat itu selalu mengejarnya. Dia tidak bisa tidur, dia lelah, letih, lesu, lunglai, lemah, letoy, lusuh, luruh. Dia sudah shalat tahajud tiap malam, puasa senin kamis, membaca al-qur’an 10 juz per hari, tapi kehendak Tuhan berkata lain. Jodoh tidak akan kemana, itu kata sang pepatah. J-hope berjodoh dengan jerawat. Itulah fakta yang harus diterima oleh sang kuda perkasa. Mau tidak mau, setan merasuki hati J-hope. Dia membuka tempat penyimpanan obat di belakang cermin, dan menemukan obat pelangsing badan. Obat itu adalah bekas Jin, karena Jin suka makan sehingga dia gampang gemuk. Obat itu selalu diminumnya setiap kali dia makan lebih banyak dari biasanya. J-hope yang kerempeng merasa obat itu bisa membuatnya tenang, walaupun bukan ketenangan di dunia ini,  setidaknya tenang ke alam lain. Ia tidak sanggup menerima jodohnya. Lebih baik dia mati mencret daripada harus berjodoh dengan makhluk menjijikkan seperti itu. Dia meminum obat pelangsing Jin sebanyak yang dia mampu. Setelah meminumnya, J-hope merasa pusing tujuh keliling. Dia pergi keluar rumah dan berjalan di jembatan tanpa tahu arah.

Obat pelangsing mulai bereaksi, hingga akhirnya J-hope jatuh tak sadarkan diri di pinggir jalan. Orang-orang mengira dia adalah pengemis yang tidak punya tempat tinggal, karena di daerah situ memang banyak pengemis yang berkeliaran. Karena itulah mereka tidak menghiraukannya. Beberapa jam kemudian, seorang polisi yang tidak sengaja melintas disana memeriksa J-hope yang tidak bergerak sedikitpun. Dia memeriksa urat nadi pemuda itu, dan menggeleng-geleng pada rekannya.

“Dia sudah tenang disana. Meninggal beberapa jam yang lalu..”

.

.

Lanjut pada kisah setelahnya, siapa lagi ya? Oh ya, Jimin.

vlcsnap-2015-10-14-20h45m31s218 vlcsnap-2015-10-14-20h46m31s50

Jimin sungguh tidak mengerti dengan dunia ini. Dia sudah mencoba saran yang diberikan oleh Jin untuk tidak menjadi orang yang biasa. Menjadi orang yang anti mainstream adalah hal menakjubkan menurut Jin, dan Jimin merasa pendapat Jin itu memang benar adanya. Berenang di dalam bathup salah satu contohnya. Siapa yang bisa berenang di dalam bathup sejauh ini? Tidak ada bukan. Itulah sebabnya Jimin mencoba memecahkan rekor sebagai orang pertama yang bisa berenang di situ. Dia sudah menghabiskan banyak air, mengeluarkan energi ekstra untuk hal sepele macam berenang, tapi tetap saja ia gagal. Jimin berpikir kakinya terlalu panjang, sehingga ia tidak bisa mengapung di dalam bathup yang sempit. Kebetulan dia pernah belajar hukum fisika tentang gaya di dalam air, maka dia mencoba mengapungkan dirinya disana dengan menghirup banyak udara. Pipinya mengembung, nafasnya terhenti, tapi dia tidak mengapung sedikitpun. Usahanya kesekian kali gagal. Sempat dia berpikir untuk mengurangi salah satu anggota badannya yang mungkin saja membuat massa tubuhnya berat. “Bagaimana kalau aku hilangkan saja kakiku ini? Ahh, tentu itu tidak bisa dilakukan, nanti aku tidak bisa menendang pantat Taehyung. Kalau tanganku saja yang dimusnahkan? Tidak, tidak. Tangan ini sangat berguna untuk memukul kepala Jungkook durhaka itu. Oh iya, kepalaku saja yang dibuang. Kepala kan lumayan berat, mungkin bisa mengurangi berat tubuh sehingga aku bisa berenang di bathup.”

Pikiran nakal Jimin semakin nakal, bagaimana mungkin dia berpikir untuk menghilangkan kepalanya. Nakal sepertinya bukan kata yang tepat. Seharusnya kita memanggil Jimin itu idiot yang tolol.

Jimin tersadar dari lamunan tidak bergunanya. Segala usaha yang dilakukannya tidak ada yang berhasil, air sudah terbuang sangat banyak, dan tiba-tiba tagihan listrik datang secara kurang ajar. Tagihan listrik karena menyalakan air selama 10 hari tanpa henti itu jelas membuat Jimin terkejut. Dia sudah membuang banyak hal dalam hidupnya selama 10 hari itu. Saran Jin memang benar, tapi teori tidak semudah itu dilaksanakan ke dalam praktek. Jimin sudah kedinginan, 10 hari tanpa henti berendam di dalam air membuatnya menjadi pucat seperti mayat. Jimin tidak kuat lagi, ia akhirnya memutuskan dalam sesuatu.

“Kalau aku tidak bisa menjadi anti mainstream karena tidak berhasil berenang di dalam bathup, maka aku akan tenggelam saja di sini. Siapa yang pernah mati tenggelam di bathup? Tidak ada kan? Maka aku akan melakukannya demi keanti-mainstream-an! Yey!”

Hidup Jimin pun berakhir naas karena pikiran konyolnya untuk tenggelam di bathup.

.

.

Kisah selanjutnya, sang jenius yang membuat bensin oplosan.

vlcsnap-2015-10-14-20h41m19s220vlcsnap-2015-10-14-20h47m55s123

Rapmonster selalu beruntung dengan kejeniusan yang dimilikinya, terutama dalam bidang logika dan bahasa. Dia sangat hebat dalam memecahkan kasus yang memerlukan logika. Dia juga sangat mahir menggunakan bahasa asing, apalagi bahasa inggris. Dia belajar secara otodidak, tanpa diajari oleh guru. Kelebihannya ini membuatnya berpikir lebih cepat dan luas dibanding orang lain. Jin, sebagai seorang hyung yang baik selalu memberikan semangat pada Rapmon. Dia memuji Rapmon, menyuruh sang leader agar terus mengembangkan pengetahuannya untuk kepentingan bangsa dan negara.

Suatu ketika, Jin menemukan sebuah buku kimia di perpustakaan kampusnya. Dia meminjam buku tersebut karena gambar senyawa-senyawa di buku itu sangat menarik perhatiannya. Rapmon tidak sengaja membacanya ketika Jin sedang berkunjung ke rumahnya, dan menemukan teori baru yang mengantarkan Rapmon pada takdirnya untuk membuat bensin oplosan. Dia mencampur berbagai macam zat kimia yang dicuri dari kampusnya sendiri (jurusan Rapmon adalah teknik, sedikit banyak dia juga belajar tentang kimia dasar). Setelah mencampurnya, bahan-bahan itu meledak seketika, membuat kulit Rapmon yang sudah hitam menjadi lebih legam seperti arang. Tapi itu bukan masalah, selama percobaannya berhasil. Rapmon dengan ambisi untuk mendapatkan untung sebanyak-banyaknya dari bensin oplosan itu pun langsung bergegas ke pom bensin tempatnya bekerja part-time, lalu melaksanakan percobaan bodohnya itu. Sama seperti kejadian sebelumnya, Rapmon lebih legam lagi dari sebelumnya karena ledakan itu.

Beberapa saat kemudian, datang pelanggan yang biasa mengisi bensin di tempatnya. Rapmon secara gamblang memasukkan hasil eksperimennya ke dalam mobil itu. Tapi apa yang diharapkannya tidak terjadi, mobil itu malah mengeluarkan suara aneh ketika mulai berjalan. Suara yang persis sama dengan suara dengkurannya ketika tidur. Hal itu terus terjadi beberapa hari kemudian, semua pelanggan komplain dan tidak sedikit yang berhenti mengisi bensin ke sana. Rapmon putus asa, ambisi besarnya sirna begitu saja. Apa yang salah dari percobaannya itu? Dia yakin sudah memasukkan bahan yang benar. Suatu saat, seseorang datang mengisi bensin dan tanpa ragu membuang uang keluar dari mobil. Orang itu tidak menoleh sedikitpun pada sang leader. Saat itu Rapmon benar-benar sakit hati, bahkan jantungnya terasa seperti dicabut keluar secara paksa. Separah itukah percobaannya, sehingga mereka membencinya?

“Uang ini membuat hatiku makin sakit. Lolipop tidak terbeli, rugi pun datang silih berganti. Lebih baik aku pergi ke sana. Ya, ke tempat itu..”

.

.

Kita terbang ke kisah berikutnya, kisah yang paling mengerikan. Kim Taehyung berhasil memukau kita dengan akting yang sangat hebat.

vlcsnap-2015-10-14-20h45m51s155 vlcsnap-2015-10-14-20h45m53s176

Taehyung tadinya sudah berpikir sangat keras, rambut yang menghalangi penglihatannya ini harus disingkirkan dari dunia. Tapi dia tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama, bagaimana jika dia salah potong lagi dan harus berakhir dengan kepala tanpa rambut? Tidak, tidak. Kenyataan pahit itu tidak mau dirasakan lagi olehnya. Akhirnya Taehyung memutuskan untuk pulang ke rumah, berharap ibunya tau solusi yang tepat soal per-rambut-an. Jika dia bertanya pada member BTS yang lain, mereka pasti menyuruhnya untuk mencukur habis rambut indahnya. Itu bukan solusi yang tepat.

Ketika dia sampai di depan pintu, sang ayah yang mabuk karena alkohol oplosan sedang memukul ibunya sekuat tenaga sampai ibunya tertunduk menahan kekuatan yang tidak sepadan dengan dirinya. Sungguh, pemandangan seperti itu membuat Taehyung mendadak kehilangan akal sehatnya (Taehyung sebenarnya tidak punya akal sehat, tapi jika menyangkut ibunya, akal itu tiba-tiba datang bagai mukjizat).

vlcsnap-2015-10-14-20h45m56s211 vlcsnap-2015-10-14-20h47m17s253

Kim Taehyung yang sedang galau karena tidak punya uang untuk bercukur itu malah disulut emosinya oleh tindakan sang ayah. Dia melihat botol bekas alkohol oplosan di meja, lalu spontan memukulkan botol itu ke kepala sang ayah. Ayahnya pusing seketika, puyeng, lalu tanpa berpikir lagi Taehyung menusukkan botol itu ke perut korban. Darah mengalir seketika, perut korban robek karena luka yang sangat dalam. Taehyung tidak berhenti sampai disitu, emosi yang meluap-luap membuatnya kalap. Diteruskannya adegan tusuk menusuk itu sampai ia puas, hingga sang ayah jatuh tak sadarkan diri. Tangannya sudah berlumuran darah, bajunya kotor karena percikan cairan merah itu. Ibunya menjerit ketakukan, berusaha menghentikan Taehyung yang mengamuk bagai singa yang sedang mengoyak rusa. Taehyung menyentakkan cengkraman ibunya dengan kasar, membuat sang ibu terlonjak. Beberapa saat kemudian, ia tersadar bagai disambar petir. Apa yang sudah ia lakukan? Apa ayahnya mati? Darah, banyak sekali darah keluar dari perut ayahnya.

Taehyung menjatuhkan pecahan botol itu dari tangan yang berlumuran darah, dia memandang sekilas pada ibunya.

“Kau bukan anakku! Kau, iblis. Cepat pergi dari sini!”

Teriakan sang ibu membuat Taehyung terperanjat. Ia langsung berlari, keluar dari apartemen jelek itu dan mencari tempat persembunyian.

“Jin hyung, aku harus bertemu denganmu..” ucapnya perlahan sambil membersihkan bekas darah dari tangannya.

.

Gue rasa cerita Taehyung terlalu serius ya? Ah sudahlah, mungkin karena adegannya yang sadis, gue tidak bisa menemukan celah untuk bercanda disini. Huhu

.

Selanjutnya adalah cerita dari Golden Maknae, Jungkook. Sang maknae yang merasa tertekan karena keinginannya punya bahu lebar dan otak cerdas tidak bisa tercapai, bahkan sampai sekarang.

vlcsnap-2015-10-14-20h39m21s78 vlcsnap-2015-10-14-20h39m41s16

Jungkook tau bahwa tidak ada manusia yang diciptakan sempurna oleh Tuhan. Jika satu orang saja sempurna, maka dunia ini akan hancur karena orang itu pasti dengan mudah menguasai bumi. Tapi memiliki bahu lebar seperti Jin, dan otak cerdas seperti Rapmon tidak serta merta membuatnya jadi orang yang sempurna. Apa salahnya jika dia bisa mendapatkan dua hal itu? Dia rela jika harus berbagi kamar dengan Rapmon yang memiliki dengkuran maut itu, asalkan kejeniusan otaknya diberikan pada Jungkook. Dia pun rela harus mencium iler Jin yang bau, demi mendapatkan kelebaran dari bahu hyung tertua di BTS itu. Jungkook sudah mencoba berbagai macam usaha. Dia belajar dengan sepenuh hati, dari pagi hingga pagi lagi. Tapi usaha itu tidak berhasil karena dia selalu berakhir pada kenyataan bahwa ia belajar di dalam mimpi. Baru 3 detik melihat buku, dia langsung tertidur sampai besok paginya. Jungkook akhirnya berteori sendiri, melihat buku pelajaran adalah obat anti insomnia untuk dirinya.

Jungkook mencoba usaha yang kedua, berlatih di gym untuk mendapatkan bahu yang lebar. Dia memang suka hal-hal semacam ini. Tapi itupun tidak berhasil seperti usaha pertama. Bahu Jungkook tidak melebar, tetap seperti semula. Bagian yang membesar justru lengannya. Lengan itu terlihat berotot, seperti Ade Rai. Jungkook terkejut melihat dirinya yang berotot, dengan wajah baby face dan lengan besar, sangat tidak cocok untuk penampilannya. Jungkook menangis tersedu-sedu, mengadu pada Jin.

Jungkook menenangkan diri dengan cara berjalan-jalan di pinggir jalan sampai pingsan. Tidak, pingsan itu bagian J-hope. Jungkook tidak boleh pingsan. Ya sudah, Jungkook berjalan-jalan sampai bangkotan? Ah okelah. Saking lamanya dia berjalan, dia tidak bisa melihat orang di depannya dengan jelas. Jungkook tidak sengaja menabrak orang di depannya, dan tentu saja tidak meminta maaf. Dia terlalu sibuk dengan pikirannya tentang bahu lebar dan otak jenius. Melihat reaksi Jungkook yang kurang ajar, orang-orang yang ditabrak tadi langsung mencekik leher pemuda tanggung itu dan mendorongnya ke dinding toko. Jungkook spontan melepaskan diri, tapi teman dari preman itu dengan cepat menangkapnya. Jungkook tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Pasrah adalah jalan terbaik. Tenaganya sudah habis karena berjalan-jalan sampai dia bangkotan. Berteriak saja sudah susah, apalagi melakukan perlawanan. Wajahnya babak belur dihajar preman.

vlcsnap-2015-10-14-20h44m08s137 vlcsnap-2015-10-14-20h46m06s54

Sang Golden Maknae menyesal sudah berjalan sampai bangkotan, andai saja energinya masih ada, andai saja. Ya, mungkin dia bisa berlari sekencang-kencangnya dari preman itu. Ingat, Jungkook pernah memenangkan Idol Championship 2015 saat lomba lari (Ini fakta, liat videonya ya). Melarikan diri dari para preman bau itu bukan masalah baginya. Tapi apalah daya, dia tidak punya kekuatan lagi. Dia menggemertakkan gigi kelinci itu sambil memperlihatkannya dengan pede pada kita. Setelah preman pasar itu pergi, Jungkook pun terduduk lemas. Sebentar kemudian dia menyeberang jalan, namun tanpa disadari sebuah mobil hitam melaju dengan cepat ke arahnya. Sebenarnya dia bisa saja berlari menghindar, tapi dalam waktu sepersekian detik itu dia berpikir,

“Mungkin mobil itu dikirim Tuhan untuk menjemputku kesana. Eh, tapi di keadaan terdesak seperti ini siapa tau aku dapat mukjizat berupa kekuatan yang kuat dari Tuhan. Seperti yang di film-film itu loh, bisa menghancurkan mobil dengan tanganku ini. Coba ah, siapa tau berhasil. Ya sudah, aku berdiri saja disini dulu..”

Tuing..tuing..tuing..

Sirine mobil polisi berbunyi, ditempat kejadian sudah terpasang garis-garis polisi berwarna kuning. Jenazah tidak bisa dikenali lagi, tubuhnya remuk dihantam mobil hitam tak bertuan.

.

.

vlcsnap-2015-10-14-20h38m31s93 vlcsnap-2015-10-14-20h39m57s185

Kejadian yang berturut-turut menimpa teman-temannya membuat Jin terpukul. Member BTS seharusnya bertujuh, tapi sekarang mereka semua meninggalkannya seorang diri. Bunga yang dia simpan sebagai lambang dari teman-temannya itu diletakkannya di lantai. Berbagai emosi bercampur di hatinya. Marah, kesal, bingung, sedih, semuanya diaduk menjadi satu dalam segenggam hati yang kecil. Apa salah yang sudah diperbuatnya hingga semua orang meninggalkan dia seorang diri? Dia membakar 6 kelopak bunga itu perlahan. Itulah gambaran kesedihan dari hati Jin, kehilangan para sahabat yang berharga baginya secara berturut-turut. Jika saja dia tidak kuat, mungkin dia akan gila saat ini. Gila? Ya gila dalam artian sesungguhnya. Sebelumnya dia memang sudah gila, jika bersama dengan member BTS yang lain, urat malunya seakan putus tanpa bekas. Gila yang begitu menyenangkan. Gila yang membuatnya tertawa terbahak-bahak hingga kehabisan udara di rongga dada. Kapan lagi dia bisa merasakan kenangan itu jika mereka semua sudah pergi dari dunia ini?

vlcsnap-2015-10-14-20h47m15s227 vlcsnap-2015-10-14-20h45m39s41

Jin tidak bisa menahan air mata. Cairan bening asin yang jika dicicip (looh!) itu jatuh mendadak dari mata sipit Jin. Pemuda itu mencengkram dada bagian kirinya, bagian yang terasa sangat sakit saat ini. Enam orang itu tersimpan dengan rapat di sana, tetap di dalam hatinya. Meskipun mereka telah tiada, persahabatan mereka tidak akan putus sampai disitu. Jin akan terus mengingatnya. Sampai ajal juga mendatanginya, seperti yang lain.

vlcsnap-2015-10-14-20h49m01s9

Teori dari kematian para member BTS adalah : Ada pelaku tidak langsung dari kematian mereka. Hyung tertua itu membuat Suga membakar kamar mereka akibat ilernya yang bau. J-hope mati overdosis karena obat pelangsing yang disimpan Jin di balik cermin. Jimin meninggal tenggelam dalam bathup karena Jin menyuruhnya melakukan hal anti-mainstream. Rapmon menjatuhkan rokok di pom bensin, karena depresi oleh teori bensin oplosan dari buku kimia yang dipinjam Jin dari pustaka. Disini belum diceritakan bagaimana V meninggal, karena ceritanya ada di prologue, tapi jelas dia bunuh diri karena lompat  ke laut. Disitu ada Jin yang jadi saksi. Kemudian, Jungkook tertabrak karena depresi ingin memiliki bahu lebar seperti Jin.

Semuanya mengarah pada Jin. Ya, pelaku tidak langsung dari semua rangkaian kejadian ini adalah Jin. Tapi dia sendiri tidak menyadarinya. Ya, pembunuh mereka semua adalah Kim Seokjin. HAHAHA.

END

Tidak terasa, review-nya udah sepanjang ini. Padahal niatnya mau bikin review yang berkualitas, eh malah jadi ngawur ga karuan. Maaf ya reader, ini hanya fiktif belaka. Jangan diambil hati karena gue menulis review ini tepat setelah gue membaca novel detektif.

Satu komen dari gue tentang MV I need U. Ini adalah MV paling bagus yang pernah gue liat sepanjang sejarah per-BTS-an. Gue yang awalnya ga tertarik sama MV ini, malah nonton berulangkali sekarang. Acting mereka patut diacungi jempol. Walaupun lagu ga nyambung sama MV, tapi dengan cerita yang menarik ini, semua kekurangan sudah tertutupi dengan sempurna. Dari segi lagu, gue sangat suka bagian Jin yang nyanyi, suaranya lembut aduhai sekali. Dari segi MV, gue suka Jungkook dan V.

Sekian dari gue, sampai ketemu lagi di review berikutnya…